Masyarakat di Maluku memiliki budaya sasi yang melarang menebang pohon dan mengambil hasil laut
Masyarakat di Maluku memiliki budaya sasi yang melarang menebang pohon dan mengambil hasil laut selama waktu yang sudah ditentukan. Kebudayaan tersebut merupakan penanggulangan bencana melalui ….
A. edukasi
B. teknologi
C. kearifan lokal
D. partisipasi warga
E. arahan pemerintah
Pembahasan:
Kebudayaan tersebut merupakan penanggulangan bencana melalui kearifan lokal.
Jawaban : C
Sasi merupakan usaha pelestarian hidup yang menjadi tradisi di daerah Maluku. Dalam budaya sasi terdapat larangan. Apabila larangan tersebut dilanggar, maka masyarakat akan menjatuhkan denda.
Dengan adanya budaya sasi, masyarakat Maluku mendapat mengolah sumber daya alam tanpa merusaknya. Di dalamnya terdapat perintah dan larangan dalam mengambil hasil alam, baik pertanian maupun kelautan.
Tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan budaya sasi terjadi. Namun hal tersebut diperkirakan sudah ada semenjak tahun 1600-an.
Kesimpulannya, sasi adalah ketentuan tertulis maupun tidak tertulis yang melarang pengelolaan sumber daya alam di daratan dan di lautan selama periode tertentu.