Mengapa kerajaan Sriwijaya dan Majapahit dikatakan kerajaan yang bersifat maritim?

Soal: Mengapa kerajaan Sriwijaya dan Majapahit dikatakan kerajaan yang bersifat maritim?

Jawaban : 

Kedua kerajaan tersebut dikatakan bersifat maritim karena dominasi mereka terkait dengan kegiatan maritim, penguasaan wilayah maritim, dan pengaruh yang luas dalam perdagangan dan hubungan maritim di kawasan tersebut.


Penjelasan: Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit memiliki ciri-ciri yang menunjukkan sifat maritim yang kuat. 

Kerajaan Sriwijaya, yang berdiri sekitar abad ke-7 hingga ke-13, terletak di wilayah yang strategis di sekitar Selat Malaka dan Selat Sunda. Penguasaannya atas wilayah tersebut memberikan Sriwijaya kendali atas jalur perdagangan maritim yang penting antara Asia Timur dan Asia Tenggara. Sriwijaya juga memiliki angkatan laut yang kuat dan melakukan ekspedisi maritim untuk menguasai wilayah-wilayah lain di sekitarnya.

Sementara itu, Kerajaan Majapahit, yang berdiri pada abad ke-13 hingga ke-16, berpusat di Jawa Timur, Indonesia. Majapahit memiliki kekuatan laut yang signifikan dan armada kapal yang kuat. Kekuasaan maritim Majapahit meluas hingga ke wilayah-wilayah sekitarnya, termasuk Bali, Sumatera, Kalimantan, dan Semenanjung Malaya. Majapahit mengendalikan perdagangan maritim di kawasan tersebut dan menjalin hubungan dengan kerajaan-kerajaan di Asia Tenggara.


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url